Selasa, 16 Agustus 2011

Meninggalkan membaca adalah dosa?


Sungguh mengherankan mendengarkan kaum muslimin mengatakan bahwa mereka bosan membaca! Padahal membaca adalah salah satu hobi terbaik yang dimiliki oleh seseorang. Dalam Islam, membaca merupakan perintah langsung dari Alloh SWT pada umat muslim, perintah ini diturunkan dalam wahyu pertama pada Muhammad SAW. Namun sungguh menyedihkan ketika mengetahui bahwa kebanyakan dari kita tidaklah diperkenalkan dengan buku-buku yang menakjubkan dunia. Lantaran membaca merupakan perintah dari Alloh yang memiliki landasan hukum yang jelas dalam Al Qur'an, maka kedudukan membaca sama dengan ibadah-ibadah yang lain, WAJIB. Artinya jika ditinggalkan berdosa.

Ini adalah beberapa alasan bagi kita untuk memulai kebiasaan ini… sebelum Anda tertinggal di belakang dalam segala hal.

  1. Membaca merupakan proses mental secara aktif. 
     Tidak seperti duduk di depan sebuah kotak idiot (TV, Plasystation, dll), membaca membuat Anda menggunakan otak Anda. Ketika membaca, Anda akan dipaksa untuk memikirkan banyak hal yang Anda belum mengetahuinya. Dalam proses ini, Anda akan menggunakan sel abu-abu otak Anda untuk berfikir dan menjadi semakin pintar.

  2. Membaca akan meningkatkan kosakata Anda. 
    Anda dapat belajar bagaimana mengira suatu makna dari suatu kata (yang belum Anda ketahui) dengan membaca konteks dari kata-kata lainnya di sebuah kalimat. Buku, terutama yang menantang, akan menampakkan kepada Anda begitu banyak kata yang mungkin sebaliknya belum Anda ketahui. 

  3. Membaca akan meningkatkan konsentrasi dan fokus
    Anda perlu untuk bisa fokus terhadap buku yang sedang Anda baca untuk waktu yang cukup lama. Tidak seperti majalah, internet atau email yang hanya berisi potongan kecil informasi, buku akan menceritakan keseluruhan cerita. Oleh sebab Anda perlu berkonsentrasi untuk membaca. Seperti otot, Anda akan menjadi lebih baik di dalam berkonsentrasi.

  4. Membangun kepercayaan diri. 
    Semakin banyak yang Anda baca, semakin banyak pengetahuan yang Anda dapatkan. Dengan bertambahnya pengetahuan, akan semakin membangun kepercayaan diri. Jadi hal ini merupakan reaksi berantai. Karena Anda adalah seorang pembaca yang baik, orang-orang akan mencari Anda untuk mencari suatu jawaban. Perasaan Anda terhadap diri Anda sendiri akan semakin baik. [Namun ingat, ikhlas tetap merupakan jalan untuk mencapai kesuksesan, dan berhati-hatilah dari sikap merasa bangga diri. Bersyukurlah selalu kepada Allah atas secuil pengetahuan yang Anda miliki].

  5. Meningkatkan memori.
    Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa jika Anda tidak menggunakan memori anda, Anda bisa kehilangannya. Teka-teki silang adalah salah satu contoh permainan kata yang dapat mencegah penyakit Alzheimer. Membaca, walaupun bukan sebuah permainan, akan membantu Anda meregangkan “otot” memori Anda dengan cara yang sama. Membaca itu memerlukan ingatan terhadap detail, fakta dan gambar pada suatu literatur, alur, tema atau karakter cerita.

  6. Meningkatkan kedisplinan. 
    Mencari waktu untuk membaca adalah sesuatu yang kita sudah mengetahuinya untuk dilakukan. Namun, siapa yang membuat jadwal untuk membaca buku setiap harinya? Hanya sedikit sekali. Karena itulah, menambahkan aktivitas membaca buku ke dalam jadwal harian Anda dan berpegang dengan jadwal tersebut akan meningkatkan kedisiplinan.

  7. Meningkatkan kretivitas. 
    Membaca tentang keanekaragaman kehidupan dan membuka diri Anda terhadap ide dan informasi baru akan membantu perkembangan sisi kreatif otak Anda, karena otak Anda akan menyerap inovasi tersebut ke dalam proses berfikir Anda.
  8. Mengurangi kebosanan. 
    Salah satu kebiasaan yang saya miliki adalah, apabila saya merasa bosan, maka saya akan mengambil buku dan mulai membacanya. Apa yang saya temukan dengan berpegang kepada kebiasaan ini adalah, saya menjadi semakin tertarik dengan suatu bahasan buku dan saya sudah tidak bosan lagi. Maksud saya, jika Anda merasa bosan, Anda akan merasa lebih baik dengan membaca buku yang bagus, bukan? Jika Anda ingin memecahkan rasa malas yang monoton, dan kehidupan yang tidak kreatif dan membosankan, maka pergi dan ambillah satu buku yang menarik. Bukalah halaman-halamannya dan jelajahi dunia baru yang penuh dengan informasi dan kecerdasan.
Diolah dari berbagai sumber

Kamis, 24 Juni 2010

SMK Widya Manggala Wakili Purbalingga ke Propinsi

SMK Widya Manggala Juara Lomba Debat
Wakili Purbalingga ke Propinsi Jateng

PURBALINGGA – Tim Debat SMK Widya Manggala Purbalingga berhasil merebut posisi runer atau juara II dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat SMA/SMK Kabupaten Purbalingga 2010. Tim ini selanjutnya menjadi duta SMK Kabupaten Purbalingga pada ajang yang sama di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sementara untuk kategori SMA/MA diwakili oleh Tim SMA Negeri 2 Purbalingga yang sebelumnya menjadi juara I. Untuk juara III dalam ivent yang digelar di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga ini berhasil diduduki Tim SMA Negeri Bobotsari.

Kepala SMK Widya Manggala, Sumitro SPd menuturkan bahwa lomba debat ini diikuti oleh tim dari seluruh SMA/SMK dan MA di Kabupaten Purbalingga. Ivent ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar dalam rangka mengembangkan kemampuan komunikasi berbahasa Indonesia.

“Lebih dari itu, lomba debat juga dapat mendorong siswa untuk berani menyatkan dan berbeda pendapat disertai argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dikatakan, selama ini praktek pendidikan yang berlangsung di sekolah masih didominasi pola lama, yaitu hapalan dan ceramah. Akibatnya siswa hanya memiliki sedikit ruang untuk menyatakan gagasannya. Dengan debat ini, potensi siswa dapat tersalurkan.

Terpisah, Ketua MGMP SMK Kabupaten Purbalingga, Eko Purwanto berharap, pada tahun mendatang lomba sejenis dapat terlaksana dengan lebih baik lagi. Apalagi Ia melihat antusiasme dan animo peserta yang luar biasa.
Sumber : Radar Banyumas, Jumat 25 Juni 2010


Rabu, 19 Mei 2010

Krisis Air dan Resapan Biopori

Krisis Air dan Resapan Biopori

MUSIM kemarau biasanya mengakibatkan permukaan air sumur jadi lebih dalam. Adapun musim hujan mengakibatkan arus lalu lintas terganggu oleh air yang menggenang atau banjir. Apakah semua itu akan terus-menerus terjadi setiap tahun seperti selama ini?

Banyak hal menyebabkan permasalahan yang berkait dengan air itu. Salah satu penyebab adalah kekurangan daerah resapan air yang erat berkait dengan konservasi air. Air yang seharusnya masuk ke dalam tanah, justru mengalir ke selokan, lalu ke sungai. Air itu tak terserap ke dalam tanah untuk menjadi cadangan air tanah.

Sebenarnya ada berbagai cara untuk mengatasi krisis cadangan air, antara laindengan membuat lubang resapan biopori. Lubang kecil berkedalaman sekitar 1 m itu mempunyai fungsi ganda. Pertama, sebagai lubang resapan air. Kedua, kedua sebagai tempat untuk mengubah sampah menjadi kompos.
Jika dibandingkan dengan teknologi lain, pembuatan lubang resapan biopori tak memerlukan banyak biaya. Lubang resapan biopori pun sangat tepat di perkotaan yang tak krisis lahan karena dipadati bangunan.

Alat untuk membuat lubang resapan biopori bermacam-macam. Bisa berupa linggis atau alat tradisional lain. Namun saat ini alat yang paling efektif adalah bor biopori yang khusus untuk membuat lubang resapan biopori. Bor bertangaki sepanjang 125 cm itu memiliki mata bor dari baja sehingga tajam.

Untuk membuat lubang resapan biopori, cari lokasi yang tepat. Itulah tempat ke mana air mengalir. Agar gampang melubangi, siramkan air ke tempat pembuatan lubang resapan biopori. Lalu letakkan mata bor tegak lurus dengan permukaan tanah untuk mengawali pengeboran.

Lubangi tanah dengan memutar bor sehingga mata bor masuk ke dalam tanah. Selama pengeboran, siramkan air untuk mempermudah proses. Kemudian, keluarkan tanah yang dibor. Lakukan pengeboran berulang-ulang sehingga mencapai kedalaman sekitar 1 meter.

Ke dalam lubang resapan, masukkan sampah organik. Jika sampah menyusut akibat proses pelapukan, isi ulang dengan sampah organik. Pada musim kemarau, kompos yang terbentuk dapat diambil bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan biopori.
Penyempitan Lahan Sekeliling lubang resapan hendaknya diperkuat dengan semen. Langkah itu untuk mencegah longsor atau agar tak ada orang yang terperosok ke dalam lubang.

Sebenarnya kita tak perlu mengkhawatirkan krisis cadangan air karena curah hujan di negeri ini cukup tinggi. Namun penyempitan lahan terus-menerus akibat konversi atau alih fungsi menyebabkan luasan resapan air menyusut. Pembuatan lubang resapan biopori adalah langkah pencegahan krisis cadangan air tanah. Apalagi lubang resapan biopori dapat mencegah banjir atau genangan air di kawasan perkotaan.

Selain itu, pada musim kemarau, sampah organik yang mengalami proses pelapukan dalam lubang resapan dapat digunakan sebagai pupuk kompos. Itu satu langkah terpadu dengan penanaman pohon atau tanaman yang erat berkait dengan penanggulangan krisis cadangan air tanah. (Gunawan Budi Susanto/dari berbagai sumber-53)


Suara Merdeka
: 17 Mei 2010

Kamis, 13 Mei 2010

Mengenal Otak Tengah

Aktivasi Otak Tengah

Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.

Sumber: http://otaktengah.com/category/latihan-otak-tengah

Selasa, 09 Februari 2010

SUARA MERDEKA CETAK - Berkebun Cara Organik

SUARA MERDEKA CETAK - Berkebun Cara Organik


Ragam

05 Februari 2010

Berkebun Cara Organik

AMBILLAH segenggam tanah dari kebun sayur Anda. Cobalah teliti, apakah tanah itu sarat dengan herbisida, insektisida, rodentisida
dan fungisida, sehingga tampaknya sudah tidak mengandung organisme hidup lagi ?

Atau, apakah tanah itu penuh dengan cacing, serangga, dan berbagai jenis mikroorganisme? Jika tanah Anda disarati kehidupan, kemungkinannya adalah, sadar atau tidak, Anda sedang menerapkan aturan berkebun cara organic.

Berkebun cara organic seringkali mencakup berbagai metode pengembangan kualitas tanah kebun dengan menggunakan bahan-bahan biologis alami.

Sebab, tujuannya adalah mengembangkan ekosistem yang tanaman-tanamannya cukup kuat untuk melawan hama dan penyakit.

Di negeri-negeri yang sering menggunakan bahan kimia sintetis dalam berkebun, minat terhadap cara organic semakin berkembang.
Para peminat cara organic ini beralasan, residu pestisida pada buah dan sayur kadang-kadang menghadirkan bahaya kesehatan yang serius.

Buku Pesticide Alert melaporkan bahwa pada musim panas tahun 1985, hampir 1.000 orang di beberapa negara bagian Barat Amerika Serikat dan Kanada keracunan residu Temik dalam buah semangka.

Selain itu, banyak orang memandang berkebun cara organic merupakan sarana untuk melindungi lingkungan hidup. Beberapa hama telah menjadi kebal terhadap pestisida kimia yang disemprotkan berulang-ulang, sehingga para ilmuwan kemudian membuat racun yang justru lebih berbahaya lagi.

Bahan-bahan kimia yang keras ini kemudian merembes ke dalam air tanah dan mengkontaminasi persediaan air kita yang berharga. Keuntungan lain berkebun cara organic adalah berkurangnya sampah yang dibuang ke tempat penimbunan.

Bagaimana mungkin ?

Sebagian besar sampah kita terdiri dari sisa makanan dam limbah kebun. Daripada dibuang, unsur-unsur organic ini dapat ditumpuk dan dibiarkan terurai, sehingga dapat menghasilkan senyawa subur yang disebut kompos.

Campuran seperti ini mungkin tidak sedap baunya, tetapi bagi tanaman, itu adalah santapan yang lezat.
Kebun Bertumbuh Di sisi lain, beberapa orang memandang berkebun cara organic sebagai sarana untuk berolahraga, menikmati cahaya matahari, bekerja dengan tanah sambil mengamati benih-benih yang kecil berkembang menjadi tanaman yang sehat.

Banyak kebun mengandung tanah liat atau tanah pasir. Tanah pasir terdiri dari partikel-partikel besar yang mengakibatkan air dan zat-zat gizi merembes terlalu cepat sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh jaringan akar.

Di pihak lain, tanah liat tersusun dari dari lapisan-lapisan kecil yang saling terikat sedemikian eratnya sehingga air tidak dapat menembus permukaan yang keras ini dan mengalir ke tempat lain, atau bisa juga air merembes dan kemudian terjebak, sehingga akar tanaman tidak bisa bernafas.

Akar tanaman bertumbuh subur dalam tanah yang memiliki keseimbangan partikel untuk mempertahankan kelembaban yang cukup guna mencegah agar akar tidak mongering dan, pada waktu yang sama dapat mengeluarkan air yang berlebih.

Orang-orang yang berkecimpung dalam dunia perkebunan menyebut tanah ini sebagai lempung. Dalam tanah lempung, udara bersirkulasi dengan bebas, sehingga mikroorganisme pun dapat leluasa bekerja menambahkan zat gizi ke tanah.

Sejumlah besar zat organic ñ kompos ñ harus ditambahkan ke tanah liat maupun tanah pasir guna menjaga keseimbangan. Sewaktu dicampur ke dalam tanah, kompos membuat tanah itu subur.
Karena kompos mempertahankan kelembaban seperti sebuah spons, tanah itupun tidak perlu terlalu sering disirami air.

Kompos mengandung jutaan bakteri berguna yang akan menguraikan zat yang membusuk, mengubahnya menjadi zat-zat gizi yang dibutuhkan tanaman untuk bertumbuh dengan subur.

Kompos juga turut menyeimbangkan tanah sehingga tidak terlalu asam maupun terlalu alkali.

Sewaktu ditanam, tumbuhan yang berakar dalam, seperti Semanggi dan Alfalfa, menguraikan tanah padat dan meningkatkan zat organic. Potongan-potongan rumput, serbuk gergaji, dedaunan atau semacamnya yang diletakkan di permukaan tanah juga berguna untuk mengubah komposisi tanah.

Cacing tanah yang menakjubkan merupakan mitra penting dalam meningkatkan mutu tanah di kebun. Seraya menembus ke dalam tanah hingga sedalam empat meter, cacing tanah mengalirkan udara ke dalam tanah itu, membawa berbagai mineral ke permukaan, dan meningkatkan system pengairan.

Dalam proses itu cacing tanah juga meninggalkan kotoran yang menurut buku Step by Step Organic Vegetable Gardening, lima kali lebih kaya akan nitrogen, fosfor, dan potassium daripada tanah di sekitarnya.
Sahabat Kebun Tetapi bagaimana dengan hama kebun ? Mungkin Anda juga bertanya bagaimana saya bisa menyingkirkan mereka tanpa menggunakan pestisida ?

Jangan lupa bahwa pestisida bukan hanya membunuh hama yang tidak diinginkan, tetapi juga melenyapkan organisme-organisme berguna seperti cacing tanah dan fungi. Ingatlah juga bahwa kodok juga bermanfaat bagi kebun. Seekor kodok dapat memakan hinga 10.000 ekor hama serangga dalam waktu tiga bulan. Kodok juga tidak pilih-pilih dalam hal makan.

Menu mereka mencakup musuh-musuh tanaman seperti jangkrik, kutu labu (Anasanistis), ulat tenda, cacing tentara (Pseudalatia unipuncta), ulat ngengat gipsi (Lymantria dispar) dan siput.

Burung juga efektif untuk mengendalikan hama kebun. ”Burung Wren di Kanada diamati memberikan 500 ekor laba-laba dan ulat sebagai makanan kepada anak-anaknya selama suatu sore pada musim panas,” kata Buku Gardening Without Poison.

Jika Anda ingin mengundang beberapa ekor Wren atau burung pemakan serangga lain ke kebun Anda, letakkanlah makanan burung atau bahan-bahan untuk membuat sarang di tempat yang terlihat jelas.
Tidak lama kemudian, mungkin Anda akan melihat bahwa ”undangan” Anda telah diterima.

Bagaimana dengan serangga ? Banyak serangga yang memangsa serangga perusak. Jika Anda membeli kumbang kepik dan melepaskannya di kebun, mereka akan langsung mencari makanan favorit mereka, kutu daun.
Pengendali Hama Telur-telur belalang sembah juga dapat dibeli dan ditempatkan di kebun. Sewaktu telur-telur itu menetas, belalang-belalang sembah yang keluar dari dalamnya akan melahap hampir setiap serangga yang berani melintasi daerahnya.

Anda juga dapat menggunakan tanaman-tanaman tertentu untuk mengendalikan populasi hama di kebun. Tempatkan tanaman yang dihindari hama di dekat tanaman yang membutuhkan perlindungan.

Misalnya, berbagai nematoda, yang suka menyerang akar tanaman sehingga tanaman menjadi lemah. Dan kupu-kupu kol putih dapat diusir oleh tanaman mentol seperti rosmari, salvia, atau thyme, sewaktu tanaman-tanaman ini diletakkan di dekat kol. Namun, perlu diperhatikan juga, ada tanaman-tanaman yang justru mengundang hama kebun.

Rotasi tanaman merupakan metode praktis untuk mengendalikan hama dan penyakit. Sebaliknya, daripada menanam jenis tanaman yang sama di lokasi yang sama dari tahun ke tahun, Anda mungkin sebaiknya merotasi tanaman itu. Dengan cara ini, maka siklus penyebaran hama dan penyakit bisa dihentikan.

Berkebun cara organic bisa jadi menantang, serta menuntut banyak waktu dan kesabaran. Untuk membuat tanah Anda sehat dengan cara organic, bisa dibutuhkan waktu berbulan-bulan. Anda bisa saja gagal, dan jika itu terjadi, Anda mungkin tergoda untuk menggunakan semprotan kimia. Tetapis ebelum melakukannya berhentilah sejenak dan pikirkanlah manfaat jangka panjangnya.

Dan jika Anda bersabar dan menekuni cara organic, tak lama kemudian Anda akan memiliki kebun yang menghasilkan sayur-sayur yang lezat, yang tumbuh secara organic dan lebih tahan terhadap hama serta penyakit. Anda pasti akan merasa lebih puas dengan hasil panennya. (Sedarlah-23)

Rabu, 19 Agustus 2009

Karnaval Foto


Yang ini para wali kelas lagi terpukau dengan penampilan anak didiknya dalam lomba yel kelas

























Penyerahan hadiah bagi pemenag lomba






Studio mini WIMATV, dalam lomba presenter berbahasa Inggris, Jawa, Banyumasan, dan Indonesia. Ivent ini digelar pada 13 s/d 15 Agustus 2009 dalam rangka peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 64 Tahun 2009.








Salah satu produk hasil kreasi ekstra pengembangan diri berupa hantaran.












Diyah SPsi dalam in actions











Pembina Yayasan Pendidikan Widya Mangggala H Sudarno, BE andil dalam outbond..







Priyanjono, S.Pd, staf edukatif in actions...
(awas pak kecebur.....)








Keluarga Besar SMK WIDYA MANGGALA PURBALINGGA, usai outbond dalam rangka diklatsar manajemen kepemimpinan di Munjul Luhur Adventure Zone-Buper Munjul Luhur Desa Wisata Karang Banjar Bojongsari Purbalingga










Sabtu, 15 Agustus 2009

Lomba News Reading

SMK Wima Gelar Lomba Presenter Berita

Dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 64 tahun 2009, OSIS SMK Widya Manggala Purbalingga bekerja sama dengan Laboratorium Multi Media menggelar lomba presenter berita berbahasa Inggris, dan bahasa Jawa. Selain itu digelar juga lomba Pidato Bahasa Banyumasan dan Presenter lapangan dengan berbahasa Indonesia.

“Kegiatan lomba presenter atau news reading ini digelar sebagai upaya mensinergikan antara pengalaman dan pengamalan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari siswa di sekolah dengan peringatan Proklamasi Kemerdekaan,” ujar Doyo Udiyanto, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah (WKS) urusan Kesiswaan.

Dikatakan, bahwa selama ini momentum HUT RI biasanya hanya diisi dengan perlombaan yang meriah namun kurang bermakna, seperti tarik tambang, joged balon, dan lain-lain. Pad
a tahun 2009 ini perlombaan yang digelar memang berbeda, semua jenis lomba lebih mengedepankan sisi intelektualitas dari pada sekedar hiburan.

“Namun demikian unsur entertainment juga masih ada. Misalnya dalam lomba pidato bahasa Banyumasan, di sini selain dapat menanamkan kecintaan pada bahasa sendiri (Banyumasan-red) yang sudah mulai dilupakan, ternyata banyak mengandung hiburan. Dialek Banyumas yang sudah jarang digunakan terdengar lucu,” tambahnya.

Untuk lomba presenter, semua peserta dihadapkan pada situasi dan kondisi yang sebenarnya –sebuah studio-. Tujuannya adalah agar siswa memeliki gambaran utuh tentang manajemen dan kerja produksi berita di televisi. (*)

Rofika S.Si

Guru Fisika Yang Doyan Novel

Guru IPA yang yang bertempat tinggal di Padamara ini yang sangat gemar baca-baca novel, juga suka bergaul dan murah senyum ini. Putri dari seorang guru, membuat beliau terinspirasi sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa, mengikuti jejak ayahnya yang tercinta (huiiiihh…..keren),

Guru yang baru berusia 22 tahun ini punya hobi jalan-jalan loch………, beliau juga punya prinsip “Jangan pernah menyakiti orang lain Sebelum dirimu sendiri tersakiti” (huwiiiiih……..Luhur banget tuCH).

Didikan ayahnya yang juga seorang guru membuat beliau menjadi seoarang yang mempunyai rasa tanggung jawab dan pantang menyerah.

Ibu Rofika itulah nama panggilannya beliau dilahirkan di Purwokerto 6 Desember 1986 yang lalu…,Pendidikan yang dilaluinya dari SD Kuningan Jawa Barat kemudian melanjutkan studinya ke SMP N 2 Padamara. Di tahun 2001 beliau meneruskan ke SMA N 1 Purbalingga mengambil jurusan IPA, di masa SMAnya Ibu rofika atau yang akrab di panggil ibu Fika ini juga ikut dalam Oganisasi di SMA N 1 Purbalingga yaitu ENGLISH CLUB dan di tahun 2004 beliau menyelesaikan studinya di SMA N 1 Purbalingga.

Setelah lulus beliau melanjutkan untuk menempuh jenjang Perguruan Tinggi Fakultas Sains & Teknik di UNSOED ambil jurusan FISIKA. Juga senang bergaul dan aktif ndai kegiatan masyarakat,,meskipun pembiyaan kuliah nya dari ortu, tapi beliau sebenarnya tak ingin membebani orang lain, karena beliau hanya ingin begantung pada Alloh SWT..

Saat di wawancarai tentang bagaimana tanggapan beliau mengenai SMK Widya Manggala Purbalingga sekarang.,,beliau menjawab SMK Widya Manggala Purbalingga telah sedikit menunjukan prioritas keunggulan prestasi dari persentasi kelulusan yang cukup di tahun kemarin, itu juga berkat kerjasama dari semua kalangan seperti pribahasa jawa “Saeyeg Saekopoyo” (bekerja bersama-sama) mulai dari kepala sekolah, guru-guru, staf & karyawan tata usaha, termasuk siswa-siswanya juga.

Beliau berharap SMK Widya Manggala Purbalingga lekas menjadi lebih baik dalam prestasinya juga unggul dalam bidang masing-masing, diharapkan para siswa pun secepatnya merubah siri dalam pola belajar agar lebih serius….(biar dapat nilai yang maksimal cuyyy).

Mengenai kegiatan-kegiatan exskul memang bermanfaat dan menyenangkan untuk pengembangan diri, namun jangan dinomorsatukan jadi jangan meninggalkan rutinitas belajar,(OK)

Dan kepada bapak ibu guru, mari kita bersatu padu mewujudkan RSSN menjadi SSN “Kata Beliau”.(ARIS MOZA)

Profil Ketua OSIS

Presiden ‘Perempuan’ OSIS


Assalamu’alaikum wr. Wb…………”

Terdengar salam penuh wibawa dari bibir siswi nomor 1 di SMK Widya Manggala Purbalingga, Inayahtallah siswi yang kerap mengenakan jilbab. Putri asal Kalimanah yang demen baca-baca Novel dan menyukai warna favorite biru, dan putih ini, lahir di Purbalingga, 05 Maret 1992 lalu. Anak pertama dari dua bersaudara ini memiliki cita-cita luhur pula fantastis, pengen jadi pahlawan tanpa tanda jasa alias jadi seorang guru.


Selain cerdas, siswi yang ngidolain Presiden RI (SBY) ini punya moto keren, Tiada mawar yang tak berduri, tiada kesuksesan yang didapat tanpa jerih payah”. Moto inilah yang selalu memotivasi dirinya utuk terus tegar dalam mengahadapi perca dan warna-wanri kehidupan.


Inayah adalah sosok ketua OSIS SMK Widya Manggala Purbalingga -periode 2008/2009- . Meskipun dihadapkan dengan tanggung jawab yang cukup berat, Dia tidak melupakan kewajibannya sebagai pelajar, yaitu belajar.


Di tahun ketiga ini dalam menempuh jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widya Manggala Purbalingga) prestasi akademiknya dibilang memuaskan,. Di dalam kelas Ia selalu peringkat satu.


Siswi berbintang Pisces yang selalu menjujung tinggi kedisiplinan ini, memiliki target melanjutkan ke perguruan tinggi yang memiliki ikatan dinas. Kenapa ?? SO pasti !!!DO’I ngaku kepengin buat buat ibu bapaknya seneng. Ia juga selalu mengingat nasehat ayahanda tercinta agar selalu murah senyum dan mudah bergaul dengan siapa saja. Siiiiipppplah!!.


O yaw sebagai ketua OSIS ia juga pandai berpidato di depan umum, ia juga mendapat juara harapan 3 se-Kabupaten Purbalingga. Selain aktif di Organisasi OSIS ia juga mengikuti ektrakulikuler PMR & HANTARAN, jadi banyak pengalaman yang didapatnya di dalam sekolah maupun diluar sekolah. “(Wahh gimana tuch..?, jadi PENGEN)”.


Diakhir wawancara nya, siswa yang saat ini duduk dibangku kelas XII AP 4 berpesan kepada seluruh siswa/siswi SMK Widya Manggala Purbalingga agar selalu menjaga kedisiplinan, dan menaati norma-normayang berlaku juga jangan berlebihan hal apapun karena sesuatu yang berlebih-lebihan tidak akan menghasilkan nama baik. (Ariz Moza, X-bal )